Sugiarto's Blog

Berbagi Informasi dan Pengetahuan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Analisis Penyebab Banjir di Lingkungan Kampus Universitas Trunojoyo Madura, PengaruhnyaTerhadap Kenyaman dan Aktivitas Belajar Mahasiswa serta Solusi Penanggulangannya

Posted by sugiartoagribisnis pada 16 Februari 2011

BAB I

Pendahuluan

1.1. Latar Belakang

Kenyaman belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik merasa nyaman dengan suasana belajar mengajar. Kenyaman belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. Secara umum faktor-faktor tersebut dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal berkaitan dengan faktor yang berasal dari lingkungan, sementara faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik.

Faktor lingkungan  dan hal-hal lain yang berada di luar diri peserta didik sangat berpengaruh positif terhadap kenyamanan belajar yang dijalaninya. Keadaan keluarga, kondisi tempat belajar (sekolah ataupun kampus), sarana penunjang dan lingkungan masyarakat adalah beberapa faktor eksternal yang yang besar pengaruhnya terhadap prestasi belajar. (http://www.anneahira.com)

Keadaan ataupun ketersediaan tenaga pengajar, kurikulum, fasilitas belajar di Universitas Trunojoyo Madura sepertinya sudah tersedia dan terprogram dengan cukup baik. Akan tetapi lingkugan kampus secara umum tampaknya masih terdapat hal-hal yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan belajar mahasiswa.

Salah satu hal yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan belajar mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura adalah keadaan kampus yang selalu banjir setiap kali hujan. Setiap kali hujan deras, keadaan kampus Universitas Trunojoyo Madura terdapat banyak genangan air di sana-sini. Jalan di depan kampus dipenuhi air sampai terlihat seperti sungai. Tidak ketinggalan pula jalan menuju Fakultas Pertanian tepatnya di sebelah barat lapangan besket Taruna Jaya menjadi jalan paling menyebalkan karena genangan airnya cukup banyak dan kotor. Selain itu, tempat lain seperti jalan menuju RKB, jalan di depan perpustakaan dan titik-titik lainnya juga terdapat genangan air yang membuat keadaan kampus menjadi becek dan kotor. Dengan keadaan yang becek dan kotor membuat aktivitas mahasiswa dikampus terganggu.

 

1.2.  Rumusan Masalah

  1. Bagaimana  lingkungan kampus Universitas Trunojoyo Madura yang selalu banjir berpengaruh terhadap kenyaman dan aktivitas belajar mahasiswa ?
  2. Apa permasalahan utama yang menyebabkan kampus Universitas Trunojoyo Madura selalu banjir sehingga mempengaruhi kenyaman dan aktivitas belajar mahasiswa ?
  3. Bagaimana perhatian pihak terkait terhadap fenomena kampus Universitas Trunojoyo Madura yang selalu banjir dan mengganggu kenyaman dan aktivitas belajar mahasiswa ?
  4. Bagaimana solusi untuk memperbaiki lingkungan kampus Universitas Trunojoyo Madura yang selalu banjir sehingga memberikan kenyaman terhadap  aktivitas belajar mahasiswa ?

1.3. Tujuan Pembahasan

  1. Untuk mengetahui pengaruh lingkungan kampus Universitas Trunojoyo Madura yang selalu banjir terhadap kenyaman dan aktivitas belajar mahasiswa.
  2. Untuk mengetahui permasalahan utama yang menyebabkan kampus Universitas Trunojoyo Madura selalu banjir sehingga memepengaruhi kenyaman dan aktivitas belajar mahasiswa.
  3. Untuk mengetahui perhatian pihak terkait terhadap fenomena kampus Universitas Trunojoyo Madura yang selalu banjir dan mengganggu kenyaman dan aktivitas belajar mahasiswa.
  4. Untuk mengetahui solusi guna memperbaiki lingkungan kampus Universitas Trunojoyo Madura yang selalu banjir sehingga memberikan kenyaman terhadap  aktivitas belajar mahasiswa.

BAB II

PEMBAHASAN

Setiap kali hujan deras, keadaan kampus Universitas Trunojoyo Madura menjadi  becek dan terdapat banyak genangan air di sana sini. Jalan di depan kampus dipenuhi air sampai terlihat seperti sungai. Begitu pula jalan menuju fakultas pertanian tepatnya di sebelah barat lapangan basket taruna jaya genangan airnya cukup banyak dan kotor. Selain itu jalan didepan perpustakaan serta tempat-tempat lain seperti di depan laboratorium dasar Fakultas Pertanian, didepan ruang kuliah Fakultas Ekonomi ,dan jalan menuju Ruang Kuliah Bersama (RKB) juga terdapat banyak genangan air.

Dengan  keadaan yang becek dan kotor, membuat aktivitas mahasiswa di kampus sedikit terganggu. Mahasiswa kesulitan berangkat kuliah selepas turun hujan dan banyak genagan air. Mahasiswa yang berangkat dengan berjalan kaki harus rela menenteng sepatunya atau mengangkat celana atau roknya sampai setinggi lutut jika tidak ingin basah ketika melewati jalan yang digenangi air. Pengguna sepeda motorpun tidak gampang pergi ke kampus ketika habis turun hujan, karena dengan adanya genangan air di jalan –jalan menuju ruang kuliah atau tempat perkuliahan akan membuat sepeda motor menjadi kotor. Fenomena tersebut bisa menghambat aktivitas perkuliahan, karena semangat mahasiswa untuk belajar di kelas sediktk terkurangi karena harus berangkat ke kampus dengan berjuang melawan genangan air yang kotor dan menyebalkan.

Penyebab utama dari keadaan kampus yang selalu becek dan terdapat genangan air setiap selesai turun hujan antara lain tidak adanya saluran drainase yang memadai. Sisi kanan dan kiri jalan yang ada di universitas trunojoyo kebanyakan  tidak disertai saluran air (selokan). Selokan-selokan kecil dan saluran air lain yang ada juga tidak berfungsi dengan baik karena jalur alirannya buntu. Selain itu, karakteristik tanah di Universitas Trunojoyo Madura yang keras dan liat serta sukar menyerap air membuat air hujan sulit meresap sehingga terbentuklah genangan air di tempat-tempat yang rendah.

Kondisi yang tidak nyaman tersebut tampaknya belum ada perhatian serius dari pihak terkait mengenai pembenahan saluran drainase guna mengantisipasi terjadinya genangan air. Pembutan saluran air baru terlihat di depan perpustakaan, penggalian di belakang Laboratorium Dasar Fakultas Pertanian dan di depan Laboratorim Softkill, sementara di tempat lain belum ada. Perhatian yang terbaru adalah penimbunan jalan di sebelah barat lapangan basket Taruna Jaya dengan serbuk batu putih sehingga genangan air tidak lagi terlihat.

Untuk mengantisipasi agar tidak lagi terjadi genangan air ataupun banjir kecil-kecilan selepas turun hujan di kampus Universitas Trunojoyo Madura diperlukan beberapa tindakan. Penggalian saluran drainase di setiap sisi kanan dan kiri jalan segera dilakukan dan dibeton supaya tidak cepat rusak dan dangkal lagi. Selain itu dilakukan penanaman tumbuhan penutup tanah agar tanah lebih mudah menyerap air. Yang paling berperan dalam pencapaian solusi ini adalah perhatian dari pihak yang terkait, dalam hal ini bagian pengadaan sarana dan prasarana kampus. Selain itu kesadaran semua pihak civitas akademika untuk memperhatikan lingkungan sangat dipelukan, seperti tidak membuang sampah sembarangan agar tidak mencemari tanah yang nantinya menghambat penyerapan air oleh tanah.

BAB III

PENUTUP

3.1.  Kesimpulan

Kenyaman belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik merasa nyaman dengan suasana belajar mengajar. Keadaan keluarga, kondisi tempat belajar (sekolah ataupun kampus), sarana penunjang dan lingkungan masyarakat adalah beberapa faktor eksternal yang yang besar pengaruhnya terhadap prestasi belajar.

Fenomena lingkungan kampus Universitas Trunojoyo Madura yang selalu banjir dan becek selepas hujan bisa menghambat aktivitas perkuliahan, karena semangat mahasiswa untuk belajar di kelas sediktk terkurangi karena harus berangkat ke kampus dengan berjuang melawan genangan air yang kotor dan menyebalkan.

Penyebab utama dari keadaan kampus yang selalu becek dan terdapat genangan air setiap selesai turun hujan antara lain tidak adanya saluran drainase yang memadai. Selain itu, karakteristik tanah di Universitas Trunojoyo Madura yang keras dan liat serta sukar menyerap air membuat air hujan sulit meresap sehingga terbentuklah genangan air di tempat-tempat yang rendah.

Kondisi yang tidak nyaman tersebut tampaknya belum ada perhatian serius dari pihak terkait mengenai pembenahan saluran drainase guna mengantisipasi terjadinya genangan air. Untuk mengantisipasi agar tidak lagi terjadi genangan air ataupun banjir kecil-kecilan selepas turun hujan di kampus Universitas Trunojoyo perlu dilakukan penggalian saluran drainase di setiap sisi kanan dan kiri jalan, adanya penanaman tumbuhan penutup tanah agar tanah lebih mudah menyerap air, adanya perhatian dari pihak yang terkait yaitu bagian pengadaan sarana dan prasarana kampus serta adanya kesadaran semua pihak civitas akademika untuk memperhatikan lingkungan.

3.2. Saran

  • Hendaknya bagian pengadaan sarana dan prasarana kampus segera membuat saluran drainase di setiap sisi kanan dan kiri jalan.
  • Semua pihak civitas akademika untuk memperhatikan kelestarian lingkungan.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2010. Pengaruh Lingkungan Terhadap Prestasi Belajar, (Online), (http://www.anneahira.com, diakses pada tanggal 15 Desember 2010).

3 Tanggapan to “Analisis Penyebab Banjir di Lingkungan Kampus Universitas Trunojoyo Madura, PengaruhnyaTerhadap Kenyaman dan Aktivitas Belajar Mahasiswa serta Solusi Penanggulangannya”

  1. Salam kenal generasi agribisnis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: